|
MATRIN |
|
|
Perumusan |
0,6% SEBAGAI; 1,5%SL |
|
Umur Simpan |
2 Tahun |
Ringkasan Inti
Esensi escin adalah metabolit sekunder yang diproduksi tanaman untuk melawan hama. Berbeda dengan derrisone (suatu metabolit mikroba) dan beberapa mikroorganisme sebelumnya (organisme hidup), derrisone merupakan zat kimia yang langsung bekerja pada hama, namun sumbernya adalah bahan tumbuhan alami dan bukan bahan sintesis buatan.

Mekanisme Aksi (Multi-target, Komprehensif)
Mekanisme kerja escin terhadap hama agak rumit dan memiliki banyak-sisi, yang merupakan salah satu alasan kecilnya kemungkinan terjadinya resistensi.
Pestisida bekerja dengan cara bersentuhan langsung dengan dinding tubuh hama, terutama bagian lunak (seperti selaput kabisat dan spirakel), menembus ke dalam tubuh dan merusak struktur dan fungsi dinding tubuh sehingga menyebabkan hama mengalami dehidrasi dan mati.
Ketika hama memakan tanaman yang disemprot escin, pestisida memasuki sistem pencernaannya. Itu bisa:
Melumpuhkan otot-saraf: Escin adalah agonis reseptor asetilkolin nikotinat, yang dapat mengaktifkan reseptor secara terus-menerus, menyebabkan gangguan transmisi impuls saraf, yang pada akhirnya menyebabkan kelumpuhan sistem saraf pusat, hambatan pernapasan, dan kekakuan otot.
Merusak jaringan usus tengah: Menyebabkan perforasi usus dan mengganggu fungsi pencernaan.
Dalam kondisi tertentu (seperti di rumah kaca tertutup), pestisida escin menguap ke udara dan memasuki sistem pernapasan hama melalui spirakelnya, sehingga menimbulkan efek toksik.
Ini memiliki efek menghambat pertumbuhan dan perkembangan hama tertentu (seperti kutu daun dan tungau), mempengaruhi pergantian kulit dan reproduksi mereka.
Escin juga memiliki efek penghambatan tertentu pada beberapa bakteri patogen tanaman (seperti embun tepung, penyakit bulai, penyakit bercak daun, dll.).
Hama Sasaran Utama
Matrine adalah pestisida berbasis tanaman-berspektrum luas-yang efektif melawan berbagai hama.
- Hama penghisap mulut: kutu daun, thrips, kutu putih, wereng, psyllids, dll.
- Hama Lepidopteran: ulat kubis, ngengat kubis kecil, ulat tenda belang, ulat kapas, dll. (larva tahap rendah).
- Tungau: laba-laba merah (tungau daun).
- Lainnya: Juga efektif melawan hama tanah tertentu (seperti belatung daun bawang).
- Penyakit: Memiliki efek pengendalian tambahan pada penyakit jamur seperti embun tepung dan penyakit bulai.
Fitur Utama
Asal alami, toksisitas rendah dan residu rendah
Berasal dari tumbuhan, mudah terurai di lingkungan dan aman untuk produk pertanian. Cocok untuk tanaman yang masa panennya hampir habis.
01
Spektrum-luas
Ia memiliki aktivitas insektisida dan bakterisida (antibakteri), mencapai banyak efek dengan satu agen.
02
Beragam mode tindakan
Menggabungkan metode kontak, racun perut, fumigasi, dan metode lain untuk mencapai pengendalian yang komprehensif, sehingga menyulitkan hama untuk mengembangkan resistensi.
03
Ramah lingkungan
Dampak langsung terhadap serangga bermanfaat (seperti kepik, sayap renda) relatif kecil, sehingga kondusif bagi keseimbangan ekologi.
04
Kecepatan aksi sedang
Biasanya hama berhenti makan dalam waktu beberapa jam hingga satu hari setelah aplikasi, dan mati dalam jumlah besar dalam waktu 1-2 hari.
05
Catatan Penggunaan
Batasan Kecepatan:Meskipun dapat dengan cepat menghambat pemberian makan hama, pembunuhan total memerlukan jangka waktu tertentu. Jangan terburu-buru untuk-mengaduk ulang atau mengaplikasikan kembali.
Degradasi Ringan:Matrine rentan terhadap fotolisis di bawah cahaya yang kuat. Disarankan untuk menggunakan pestisida pada malam hari atau pada hari berawan untuk memperpanjang durasi efektivitasnya.
Ketercampuran:Bahan ini dapat dicampur dengan sebagian besar pestisida dan pupuk yang bersifat netral atau sedikit asam, namun disarankan untuk melakukan-pengujian skala kecil terlebih dahulu.
Hindari pencampuran dengan bahan yang sangat basa (seperti campuran Bordeaux, larutan asam sulfat) karena akan menyebabkan penguraian dan hilangnya khasiat.
Distribusi Merata:Karena efek kontak dan pembunuh perut, penggunaan pestisida harus teliti dan menyeluruh, meliputi permukaan atas dan bawah daun serta tempat persembunyian hama.
Dampak terhadap Lebah dan Ulat Sutera:Matrine beracun bagi lebah dan ulat sutera. Disarankan untuk menghindari penggunaan pestisida selama periode pembungaan dan menjaga jarak aman dari kebun murbei.
Penyimpanan dan Transportasi:Simpan di tempat yang sejuk, kering, dan{0}}berventilasi baik, jauh dari sumber api. Jangan campur dengan makanan, minuman, dll. untuk penyimpanan atau transportasi.
Umur Simpan:2 tahun.
Tag populer: ekstrak tanaman matrine, produsen, pemasok, pabrik ekstrak tanaman matrine Cina
