|
BERBERIN |
|
|
Perumusan |
4% SEBAGAI; 0,5% SEBAGAI |
|
Umur Simpan |
2 Tahun |
Ringkasan Inti
Mirip dengan perannya sebagai obat, fungsi berberin di bidang pertanian pada dasarnya melibatkan pemanfaatan zat antibakteri alami tanaman untuk memerangi patogen tanaman. Produk ini termasuk dalam kategori fungisida-nabati yang sama dengan aloe-emodin, namun berbeda dalam asal usul dan struktur kimianya, serta mekanisme kerja dan spektrum pengendalian penyakitnya juga memiliki fokus yang berbeda.

Mekanisme Aksi
Berberine terutama memberikan efek bakterisida dengan mengganggu berbagai proses fisiologis dan biokimia bakteri patogen. Mekanismenya rumit dan-bertarget ganda:
Memasukkan ke dalam DNA: Molekul berberin dapat masuk ke dalam struktur heliks ganda DNA bakteri patogen, mengganggu replikasi dan transkripsinya, sehingga menghambat pertumbuhan bakteri.
Merusak membran sel: Dapat mengikat fosfolipid dan protein pada membran sel, mengubah permeabilitas membran, menyebabkan kebocoran elektrolit intraseluler (seperti ion kalium) dan zat penting.
Menghambat respirasi: Dapat menghambat rantai transfer elektron di mitokondria bakteri patogen, sehingga mempengaruhi produksi energi.
Menghambat aktivitas enzim: Ini memiliki efek penghambatan pada berbagai enzim utama bakteri patogen (seperti suksinat dehidrogenase, malat dehidrogenase, dll.), mengganggu aktivitas metabolisme normalnya.
Seperti banyak pestisida biologis, berberin juga dapat menstimulasi sistem pertahanan tanaman, menghasilkan resistensi yang didapat secara sistemik, membuat tanaman lebih tahan terhadap invasi patogen berikutnya.
Fitur Utama
Asal alami, kompatibilitas lingkungan yang baik:Berasal dari tumbuhan, mudah terurai, dengan dampak minimal terhadap lingkungan dan rantai ekologi.
Spektrum luas efek bakteriostatik:Menunjukkan efek penghambatan yang baik terhadap berbagai penyakit jamur dan bakteri, yang merupakan keunggulan signifikannya.
Mekanisme aksi:multi-target; tidak mudah menginduksi bakteri patogen untuk mengembangkan resistensi obat.
Efek terapeutik dan perlindungan ganda:dapat mencegah perkecambahan dan invasi spora patogen (perlindungan), dan juga menghambat perluasan patogen setelah invasi (pengobatan).
Keamanan tinggi:toksisitas rendah terhadap mamalia, aman untuk tanaman, cocok untuk digunakan dalam produksi produk pertanian ramah lingkungan dan organik.
Penyakit Sasaran Utama
Penyakit jamur:Jamur tepung (untuk mentimun, stroberi, anggur, dll.), Penyakit bulai (untuk mentimun, anggur, sayuran silangan, dll.), Botrytis cinerea (untuk stroberi, tomat, mentimun, dll.), Antraknosa (untuk paprika, semangka, pohon buah-buahan, dll.), Hawar, Layu tandan (sebagai tindakan pengendalian tambahan)
Penyakit bakteri:Keropeng (untuk jeruk, dll), Kanker (untuk jeruk, persik, dll), Layu bakteri (untuk tomat, paprika, dll), Bercak daun (untuk berbagai tanaman)
Tindakan Pencegahan untuk Penggunaan
Berorientasi-pencegahan
Dianjurkan untuk menggunakannya sebelum atau selama timbulnya penyakit, untuk mencapai hasil terbaik.
Penyemprotan merata dan menyeluruh
Karena penyerapan sistemiknya yang lemah, obat ini terutama bergantung pada pembunuhan kontak dan penetrasi lokal. Cairan tersebut perlu dipastikan menutupi seluruh permukaan tanaman secara merata, terutama bagian belakang daun.
Hindari pencampuran dengan zat basa
Mencampur dengan pestisida yang bersifat basa kuat seperti campuran Bordeaux atau campuran asam sulfat akan mengurangi kemanjurannya.
Gunakan segera setelah persiapan
Solusi yang sudah disiapkan tidak boleh dibiarkan terlalu lama; itu harus digunakan segera.
Dampak terhadap organisme perairan
Memperhatikan keamanan bagi organisme akuatik seperti ikan, dan menghindari kontaminasi sumber air.
Penyimpanan dan Transportasi
Simpan di-gudang yang berventilasi baik dan kering, jauh dari sumber api. Jangan campur dengan makanan, benih, dll untuk penyimpanan dan transportasi.
Umur Simpan:2 tahun.
Tag populer: ekstrak herbal berberin, produsen, pemasok, pabrik ekstrak herbal berberin Cina
